“Ohh.. Bokep Family Menegak-negak kepalanya. Uffh..”. Aku ingin mengintip kegiatan isteriku di kamar spesial kami. Masuk. Sambil mengejang-ngejang keduanya melepas energi terakhir dan terbesar yang disertai ledakan kenikmatan luar biasa. Mungkin kejadian tadi telah berulang kali berlangsung selama aku tidak di rumah. Eehhss.. Jelas salah satu sosoknya adalah isteriku, mana mungkin aku pangling. Itulah santapan rohaniku. Isteriku mengambil posisi di bawah sementara lawannya ganti di atasnya. Ehhshs..”. Kudekati dia ketika mulai terisak-isak meneteskan air mata, ingin kutenangkan hatinya. Ketika sampai dapur kulihat Mrs. Jembut mememknya lebat sekali dan cenderung tidak rapi. Benar, pintu tidak dikunci dan aku masuk dengan senyap demi membikin isteriku kaget. Karmin pembantu priaku yang tua itu. Telaten sekali si pria (aku sudah menangkap sosok lawannya dengan jelas adalah pria) sehingga isteriku mulai bergerak meliuk-liuk dan menengadahkan kepalanya berkali-kali.




















