Keduanya tidak menyangka akan bertemu dalam situasi seperti ini. Sejenak Om Ridwan diam. Bokep Montok Ternyata Cinta salah memprediksi. “Boleh deh Om, Cinta juga gak ada acara kok”. Dimata Cinta, Om Ridwan adalah sosok simpatik dan kebapakan. Kemudian ia menutup pintu kamar kosnya. “Hhmm.. Om Ridwan mengangguk. Sebenarnya Cinta tidak masalah apabila laki-laki paruh baya itu ingin menikmati apa yang ada dibalik roknya, asalkan ada kompensasi yang cocok. “Gak apa-apa”. “Ini Om..”, Cinta memutar laptop tersebut sehingga dapat dilihat oleh Om Ridwan.Sejenak Om Ridwan tenggelam membaca secara serius skripsi tersebut. Cinta tak tahu harus berkomentar apa. “Rekomendasi temen, gak enak kalo gak dicoba hahaha”. Iya Om, Cinta lagi sibuk nyusun skripsi jadi gak sempet main kesana”.




















