Beberapa saat kemudian aku cukup shock. Vidio Porno Eliza ini lebih enak dari Vera kan?”. Aku merinding mendengar pujian yang tak sepantasnya dilakukan oleh seorang wali kelas terhadap muridnya.“Pak, apa tidak ada perlu penting? Aku belum bisa mengambil keputusan sampai akhirnya aku masuk ke kelas.Aku mengetuk pintu kelas dahulu.“Permisi pak Warno, maaf saya tadi dipanggil pak Edy”, aku memberikan keterangan.Pak Warno tersenyum dan menyilakan aku masuk,“Ya Eliza, bapak sudah diberitahu Jenny. Benar benar biadab, ia memberikan aku pada dua siswa yang sama sekali tak aku kenal ini. Ia menarik lepas penisnya dari jepitan liang vaginaku, dan dengan gontai ia berjalan, hendak mendapatkan servis oral dariku. Ya ampun, dia ini kan laki laki yang tadi dioral Vera di gudang? Tapi aku sudah harus mendesah hebat, karena celana dalamku sudah dilorotkan oleh Jenny, dan tanpa




















