Sambil menarik bedcover menutupi tubuh kami berdua, aku memejamkan mata. Aku berbisik di telinganya, “Mbak sayang, aku berterima kasih atas pengakuan tulusmu. Bokep Tak lama kemudian, kutoleh dari kaca spion sepeda motor, Mbak Yati berjalan mendekatiku sambil membawa bungkusan plastik berisi pakaiannya. Setelah masuk kamar mandi, Mbak Yati mengaliri bathub dengan air dari kran dan meneteskan bath foam ke dalam air yang semakin banyak menggenang. Aku pun menenggak air tersebut hingga habis dan gelas yang sudah kosong itu ia taruh di meja kecil dalam kamar tersebut. “Hei, koq malah ngelamun. Jari-jari tanganku tidak lagi hanya bermain di punggungnya, tetapi mulai turun ke pinggang dan pinggulnya. Makanya setelah berciuman pertama kali dengan Mbak Yati di ruang makan tadi siang, aku memutuskan akan melepas keperjakaanku hari ini.




















