Ciecie perlu bayar uang kuliah sama beli buku nih..”
Aku masih terdiam membayangkan dia telanjang di depanku.. Dia tersenyum dan jarinya menunjuk angka 1.. Bokep Mama apalagi sama perek atau pelacur (itu sih jijay!hii..) Mau tahu? Aku biasa dipanggil Andru, tapi di rumah aku dipanggil A Bee atau Abi.Tahun itu, aku baru naik kelas 2 SMP. Meski terlalu kecil untuk bersaing dengan Liem Sioe Liong atau Prajogo Pangestu, tapi kami masih cukup punya namalah di Jakarta. “Cie Len.. Kamu udah pernah ‘maen’, ya? Tapi dalam tegangku, semua gerakannya jadi slow motion. Hehehe.. Ah, Ciecie ini memang butuh bantuan banyak.Lalu Cie Lena datang membawa minuman. Ciecie ngga mau ngerusak kamu..”Aku menatapnya protes. Aku menutup mataku saja sambil tersenyum lebar.. (Hihihi aku perhatikan ia mengambil anak kunci pintu depan dari balik keset..




















