“Apa bisa kita akhiri semua?”, tanyaku. Bokep Mama “Ayo ikut!”, kata seorang pria yang mengenakan kaca mata hitam dan berjas hitam, ia menyuruhku masuk. Aku sedikit jijik, bau amis sperma itu semakin membuat kepalaku pusing. Kakiku langsung terasa lemas, para pria itu semuanya berbadan gempal, rata-rata mungkin berumuran 4mpat puluh hingga lima puluh tahun. “Iya sayang, yang rajin ya”, jawabku. Alex mengancamku dengan menculik Chelsea, anakku, ia bisa saja membunuh Chelsea bila aku tidak menuruti maunya. Sudah enam penis masuk ke vaginaku bergantian, mereka seperti belum puas dan kembali bergiliran lagi. Tiba-tiba sms masuk lagi, ‘GUE JEMPUT SEKARANG JUGA’, aku makin takut membacanya, Alex tidak main-main, ia bisa saja ke sini dan menghancurkan keluargaku.










