Ia membuka dan melempar bra orange itu kepadaku. Aku terpaku sejenak mengagumi keindahan pemandangan tubuh Vera.“Wowww.. Bokep Tante “Boleh saya pegang Mbak?”, tanyaku basa-basi. Gagah, lucu dan terutama, Mas Aldi pria yang paling baik yang pernah saya kenal”. Gila kamu Mas, kalau begini sebentar saja saya puas”, jerit Vera keenakan. “Eh.. “Berat enggak sih Mbak, punya suami pelaut, sebab saya yang ditinggal isteri cuma dua hari saja rasanya sudah jenuh”. Hati-hati Mas..”, celoteh Vera tetangga hot ku dengan nada menggoda.Aku memandang wajah Vera yang tersenyum nakal padaku, kuberanikan diri memegang tangannya dan ternyata Vera menyambutnya.“Hmm.. Enak”, kata Vera seraya tersenyum nakal memandangku. Sialnya, hal itu disebabkan seperti kata pepatah di atas:”Rumput tetangga selalu lebih hijau”.Aku mempunyai tetangga baru, sepasang suami isteri dengan satu anak yang masih bayi.










