Kami lalu duduk di sofa. Film Porno Katanya Bu Lina sudah bersedia dan Pak Bardi juga mengizinkan bahkan sangat mendukung.Rencana mereka ini ternyata sudah 3 bulan disusun, katanya tiap hari sibuk memikirkan strategi apa yang akan dilaksanakan. Aku membuka semua kecuali celana dalamku. “ Abis selalu dia yang minta aku bercerita soal-soal sex, aku sudah bilang nanti akan bikin susah ibu lho, tapi Bu Lina tetap maksa, ya jadi aku cerita aja.,” kata istriku polos. “ Ah nggak jadi deh, susah ngomongnya sekarang,” kata istriku tiba-tiba. Kata istriku Bu Lina kadang-kadang sampai menangis karena keinginan sexnya tidak bisa tersalur. Kompleksnya tidak terlalu besar, Rumah ku juga tidak terlalu besar yah ukuran 140 dan bangunan 100, karena sudah dikembangkan. “ Ya deh , apaan sih bikin orang penasaran aja,” kataku.




















