“Owwhh… Iyha nie catat nomer telponku, tapi jangan pernah ngerjain aku ya Fredi” jawab Tiyas. Bokeb Aku melumat bibirnya dengan sangat lembut dan tak disangka Tiyas membalas ciumanku dengan ganasnya.Tiyas bertanya kepadaku, Fredi udah pernah ML belum?Belum, jawabku.Tiyas juga masih perawan Fredi Tiyas ga tau bagaimana caranya ML. “Engga ganggu kok Fredi biasa aja sama Tiyas yah”. “Ya gak papa siih, buat nambah teman di kontak HP ku” jawabku iseng. “Engga aku cuma pingin ngobrol aja Tiyas Ganggu gak??”. “Engga aku cuma pingin ngobrol aja Tiyas Ganggu gak??”. Serasa sudah mendapatkan lampu hijau dari Tiyas, aku mulai memberanikan diri tuk membuka pakaiannya. Kumanfaatkanlah kesempatan ini, satu organisasi dengan Tiyas membuat aku sering bertemu dan bisa dibilang sering saling berhubungan dalam hal organisasi. Meski namanya tak seindah namanya tapi ternyata Tiyas adalah cewek




















