Mau sekolah nggak?” tanyaku.Dia rupanya kaget saat kutanya begitu.“Eh.. Link Bokep temppeek Fiittrriii kok dicium..” desahnya tp tdk tampak adanya penolakan.Saat kumasukkan lidahku, Fitri mendesah,“Oooohhh.. Mau lihat yg bagus nggak?” kataku.“Lihat apa?” dia balik tanya.“Pokoknya bagus deehh..” ajakku sambil menggandeng tangannya.Sementara dia sedang jongkok, sekilas terlihatlah CD nya yg berwarna putih di antara pahanya yg mulus. ayo dong jangan diliatin aja. Rasanya asin semu manis gurih dan agak sepet. Nanti telat..” kataku lagi.Akhirnya Fitri pulang. Padahal pada daftar orang-orang yg dibebaskan tercantum nama bapakku, dibebaskan di Bandung.Pada suatu sore, saat itu ibuku sedang shalat maghrib, ada seseorang dgn pakaian lusuh dan tampang sedih mampir ke warungku meminum kopi dan makan pisang goreng.










