Ia hafal, jika Marwan sudah menampakkan wajah seperti itu, berarti ada sesuatu hal penting yang akan dibicarakan.“Nanti sehabis kamu dari toilet….Mas mau ngobrol… ” Ucap Marwan singkat“Benar khan….?” Gerutu kata hati Citra.“Ngobrol apa Mas…?” Tanya Citra.“Nanti aja ngebahasnya… Sekarang kamu buruan gih ketoiletnya…. Makasih pak…”“Loooh… Marwan… Kamu kok nggak cerita sih kalo binimu hamil….?” Ucap Pak Poniran yang tanpa seijin Citra tiba-tiba mengusapi perut hamilnya. Bokep Hot ” Kata Muklis sambil merogoh kearah celana dalam kakak iparnya.“Masa sekarang sih Klis…?” Bingung Citra.“Eh Mas… Kamar ganti ada dimana sih….?” Tanya Muklis sengaja bertanya kepada Yadi.“Nggg… Di pojokan sana Dek….” Jawab Yadi.“Hehehe… Makasih Mas….” Jawab Muklis sambil mengedipkan matanya kearah Yadi.“Yuk Mbak… Ikut aku…” Ucap Muklis sambil menggandeng tangan Citra dan menuju ke ruang ganti pakaian.Tanpa memasukkan penisnya yang sudah menjulang tinggi, adik ipar Citra




















