ooouuggghh.. Dan semakin terlihat bersinar saja wajahku, ibarat mutiara yang belum pernah dia asah kini aku semakin cantik. Bokep China aaaagggghhhh…” Aku tidak menduga kalau BIyan akan begitu cepat menumpahkan permanya dalam memekku, dia agak malu saat kutatap matanya karena kini kontolnya sudah lemas.Dia memelukku sambil berkata “Maaf.. ooouuggghh.. saaa… yaaaang.. Mungkin karena itu aku di terima kerja disni meskipun tanpa pengalaman sedikitpun.Tapi karena sudah bekerja di stand kosmetik akhirnya aku menjadi fasih bermake up. Dan selama itu juga ku tidak pernah melihatnya membawa pasangan apalagi gadis penghibur dari sini, dia hanya minum dan meninggalkan tempat ini begitu sudah mabuk. tapi..” Belum sempat dia menjelaskan akupun langsung mendaratkan bibirku pada bibirnya dan kamipun saling lumat.Aku tidak mengira kalau cowok selama ini yang menjadi tambatanku ternyata juga menaruh hati padaku.




















