Sehari-hari aku hanya bantu Syamsul di kios kecilnya yang melayani tambal ban dan jual bensin eceran. Kini yang aku alami juga hampir serupa, sekarang bagiku semua perempuan di dunia ini hanya menilai seorang pria dari segi materi. Vidio Porno “ranti?”, kubaca KTPnya.“Ya sudah, pendidikan lebih penting, nanti saja mbak sempat baru bayar…”, kataku sambil menyimpan KTP dan nomor hp nya ke dalam lacu meja.Setelah selesai mengganti ban dalamnya, akhirnya ranti pamit dan tak lupa mengucapkan terima kasih. Buah dadanya putih, putingnya pun mungil berwarna merah muda. Waktu tak terasa cepat berlalu, banyaknya langganan yang datang membuat aku tak sadar jam sudah menunjukkan pukul 22:45 di mana biasanya kami sudah tutup kios.




















