Tia juga merasakan itu.“Tuh, yang di bawah situ udah ngaku,” sindir Tia. Tangannya gemetaran, mulutnya menganga. Bokep Ojol Bram tersenyum penuh kemenangan sambil membuka dasinya. Dia sudah tidak merasa jadi diri sendiri sejak pertama kali Citra selesai mempermak habis penampilannya dan dia melihat sendiri mukanya di cermin. Sambil merapat ke punggung Tia, Bram berbisik.“Becek amat di dalam sana, licin. “…ya, kupikir dibilangin juga kamu ga bakal mau…”“Jadi kamu ga nanya dulu, nyangka aku ga mau, makanya kamu milih ngentot sama lonte? Sambil merapat ke punggung Tia, Bram berbisik.“Becek amat di dalam sana, licin. “Tuh, yang di bawah udah pengen lagi.”“Kamu juga jadi lain, Mas…” Tia bilang, “Aku baru tahu… apa ini yang Mas dapat dari cewek-cewek lain itu?”Bram agak kesal karena Tia masih juga mengungkit-ungkit kebiasaannya, dan tidak menjawab.




















