Tidak dapat dipungkiri.3 kali kami melakukannya malam itu. Bokep SMA Tanpa perhitungan.”
Senyumku berubah kecut. Hampir setengah botol kutenggak black label dari si Oghe. “What have you done you moron. Itu saja. “Den ditunggu non Felly, katanya aden disuruh masuk.”
“Iya Bik.”Aku merapihkan pakaianku, berjalan mengikuti bibik tua itu ke dalam. Tampaknya ia baru selesai mandi. Kususupkan tangan kananku ke balik kaus dalamnya, masuk ke dalam BH-nya. “Rick, aku harus pergi sekarang,” ia diam sejenak, “Nanti sore kau boleh telepon aku.”
“Thanks Fell,” aku berdiri mendekat, kukecup keningnya dan kutinggalkan ia. Kubuat sikapku persis seorang remaja putus asa akibat problem rumah tangga menahun. Mungkin a quicky morning akan melupakan Felly. Menunduk lesu. Yang aku tidak habis pikir, besok bila Felly menelponku, aku akan memberinya sejuta alasan masuk akal tentang kemangkiranku dan dia akan memaafkan.




















